Diklat Lapangan 23 s.d. 25 November 2012




Diklat lapangan KSR PMI Unit Undiksha ke XVII dilaksanakan di Lapangan Yayasan Dana Punia, Banyuning-Singaraja. Kegiatan Diklatsar kali ini diikuti oleh 21 peserta dengan 19 peserta dari mahasiswa Undiksha dan 2 peserta dari satuan inti unit kabupaten Buleleng.

Hari I diklat lapangan dimulai dari pukul 05.00AM, dimana peserta dikumpulkan di kampus tengah Undiksha lalu ditransportasikan ke Lapangan Yayasan Dana Punia. Materi yang diberikan pada hari ini adalah pembuatan tenda darurat (kak Daud), BHD (kak Budi), perdarahan dan syok (kak Daud), PBB (Nari), kedaruratan medis dan keracunan (kak Eka), luka bakar (kak Daud), triage (kak Budi), dan kesehatan remaja (kak Pasek).
Pada hari ini, mereka juga mendapatkan praktek langsung dari materi-materi yang telah diberikan. Praktek materi Triage berjalan dengan sangat seru, dimana peserta dibagi menjadi 7 kelompok untuk menangani 15 panitia yang berperan sebagai korban. Praktek materi lainnya seperti praktek materi BHD, perdarahan dan syok, maupun PBB juga berjalan dengan tidak kalah serunya.
Setelah unit test I pada malam harinya, peserta dikagetkan dengan adanya Alert yang dilakukan secara tiba-tiba, dengan korban kak ww (RJP) dan kak grandong (heimlich manuver). Alert ini dilakukan untuk membentuk kesigapan peserta. Kegiatan hari ini diakhiri dengan apel malam.
Sabtu, 24 Nopember 2012
Hari ke II dimulai dengan olah tubuh pada pukul 04.30. Setelah itu peserta mendapatkan pelatihan pembuatan tandu darurat. Setelah MMCKS, peserta kembali mendapatkan materi di ruangan yang dimulai dengan Perawatan Keluarga (kak Eka dan kak Ulin). Setelah itu peserta melakukan evaluasi PP dimana terdapat 5 pos evaluasi. Peserta melakukan evaluasi satu persatu secara bergiliran selama 20 menit, dimana setiap pos memiliki kasus yang sama untuk dinilai. masing-masing peserta diberikan waktu 20 menit. Setelah makan siang, dilanjutkan dengan materi Selter (kak Sutanaya) dan dilanjutkan dengan praktek bongkar pasang tenda. Setelah MMCKS, dilaksanakan Api Unggun yang dibuka oleh Kak Daud sebagai perwakilan dari Markas Kabupaten Buleleng. Kegiatan api unggun dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah panitia dan peserta yang berupa persembahan spontanitas berupa drama dari peserta, pembacaan surat cinta dan surat benci serta nominasi pemateri, peserta dan panitia ter-. Malam semakin lengkap dan menyenangkan karena kehadiran rekan-rekan KSR-PMI Unit Stiki Denpasar dan KSR-PMI UNUD. Acara api unggun dan keakraban berakhir dengan peserta dan panitia yang membentuk lingkaran dan bernyanyi bersama diiringi petikan gitar dari kak Zein. Setelah itu peserta melakukan apel malam seperti biasanya dan segera diberi kesempatan untuk beristirahat di tenda masing-masing, sementara panitia melakukan rapat evaluasi dan persiapan untuk simulasi keesokan harinya.
Minggu, 25 Nopember 2012
Hari ke III, peserta dibangunkan pukul 02.30 AM kemudian mendengarkan pengarahan dan penjelasan singkat tentang kasus yang akan disimulasikan. Kemudian peserta melakukan pemanasan dan sarapan. Setelah MCCKS, peserta lalu diarahkan ke tempat simulasi bencana. Simulasi berjalan dengan sangat baik, walaupun masih mengantuk peserta tetap menjalani simulasi dengan sangat antusias. Panitia telah bekerja untuk membongkar tenda materi serta melakukan briefing untuk simulasi. Setelah simulasi berakhir, panitia dan peserta melakukan evaluasi dari simulasi yang telah dilakukan, dilanjutkan dengan makan siang bersama yang telah dimasak oleh peserta yang berperan sebagai DU pada saat simulasi. Setelah itu, panitia dan peserta bersama-sama membersihkan area simulasi dan melakukan permainan tentang kepemimpinan. Menjelang pukul 13.00 peserta dan panitia bersama-sama membersihkan area perkemahan dan mempersiapkan upacara penutupan. (cherrie)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar